Tokopasir.com – Jika Anda ingin membangun rumah pastikan menggunakan material bangunan yang berkualitas. Anda bisa berkonsultasi dengan kontraktor atau arsitek yang membangun rumah. Bangunan rumah membutuhkan material utama seperti batu bata, pasir, dan semen.
Pasir dan batu adalah material utama dalam bangunan. Jangan tergiur harga murah. Anda juga harus memperhatikan kualitasnya. Jika menggunakan bahan berkualitas, bangunan akan lebih tahan lama.
Sebagai konsumen tentu akan lebih menghemat, karena tidak mengeluarkan biaya renovasi dalam jangka waktu dekat.
Tips Memilih Material Pasir dan Batu dari Supplier Bahan Bangunan
Memilih pasir tidak bisa asal. Pasir yang bagus dan berkualitas akan membuat bangunan lebih kokoh. Itu sebabnya, Anda harus tahu ciri-ciri pasir yang berkualitas.
Demikian pula dengan batu bata. Nah, kira-kira pilih mana batu bata atau batako. Jika pilih batu bata, jenis batu bata apa yang sebaiknya dipilih. Berikut ini adalah tips memilih pasir dan batu yang berkualitas dan ramah di kantong dari supplier bahan bangunan.
Pasir
Untuk memilih pasir yang baik, Anda bisa melihat dari kandungan lumpur yang rendah. Pasir yang berkualitas memiliki kandungan lumpur kurang dari 5 persen. Ada banyak jenis pasir, seperti pasir Bangka, pasir putih Rangkas, pasir Cilegon, dan lain-lain. Lalu mana yang terbaik?
Semua jenis pasir punya manfaat yang sama, yaitu untuk merekatkan semen dan beton sehingga bangunan lebih kuat. Pasir putih rangkas terkenal dengan teksturnya yang halus sehingga mudah bercampur dengan material lain. Selain itu harganya juga relatif terjangkau.
Batu
Bangunan yang kuat menggunakan batu pondasi yang berkualitas. Ahli bangunan merekomendasikan batu belah untuk pondasi bangunan.
Mengapa? Belahan batu belah bentuknya bisa mencengkeram kuat satu sama lain. Sesuai namanya, batu belah berasal dari pecahan batu bulat berukuran raksasa.
Batu belah berasal dari daerah dekat gunung berapi aktif atau perbukitan. Warnanya bisa berupa batu hitam atau putih kecokelatan. Bisa juga menggunakan batu bulat, hanya saja cengkeramannya tidak sekuat batu belah. Ahli bangunan, kurang merekomendasikan batu bulat sebagai pondasi. Semoga ulasan tersebut bisa bermanfaat.
About The Author: Bang Topa
More posts by Bang Topa